Pada hari Kamis, 4 Maret 2021, sekira pukul 13.00 WIB bertempat di Rutan/LP Kelas I Labuhan Deli telah dilakukan proses tahap II perkara atas nama terdakwa AHAD NAZIRIN.

Terdakwa AHAD NAZIRIN pada hari Selasa, 8 Desember 2020 sekira pukul 18.30 WIB atau setidak-tidaknya pada waktu lain dalam bulan Desember 2020, bertempat di KM NORBU GT 228 sekitar perairan Tanjung Jumpul Kabupaten Asahan Provinsi Sumatera Utara, mengangkut barang impor yang tidak tercantum dalam manifest sebagaimana dimaksud dalam Pasal 7A ayat 2 berupa 660 barang-barang konsumsi eks impor yang terdiri dari 297 karton merek Milo, 48 karton merek Anlene, 2 karton roti merek Cooking Song Keeworld Tranding, 104 karton Sunlac Lowfat, 30 karton merek Ovaltine, 6310 karton sabun merek Summer Body Shampoo, 3 karton obat-obatan, 2 karton makanan merek Madu Soto Bakar karton permen Hacks, 32 karton susu merek Dutch Lady, 16 karton Manggi Chicken Stock, 3 karton makanan merek Apollo, 5 karton makanan merek Sugar Crakcker dan 1 (satu) unit Kapal.

Atas perbuatannya tersebut terdakwa didakwa melanggar pasal 102 huruf a dan/atau Pasal 102 huruf e UURI Nomor 10 Tahun 1995 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 17 Tahun 2006 jo Pasal 55 ayat (1) KUHP. Akibat perbuatan terdakwa Negara mengalami kerugian sejumlah Rp.251.641.875,- berdasarkan pemeriksaan dan perhitungan Ahli Cukai dari Direktorat Jenderal Bea Cukai.

Proses Tahap II atas nama terdakwa AHAD NAZIRIN dilakukan oleh Alofsen Sianturi, SH (Jaksa pada Kejati Sumatera Utara), Herleny S, SH (Jaksa pada Kejati Sumatera Utara), Melimda Saragih, SH, (Jaksa pada Kejati Sumatera Utara), Vinsensius Tampubolon, SH, (Kasi Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Asahan ), Harold MMM Manurung, SH, MH, (Jaksa pada Kejari Asahan), Novanema Duha, SH, MH (Jaksa pada Kejari Asahan). Adapun barang bukti yang diterima dan diteliti oleh Kepala Seksi Barang Bukti Kejaksaan Negeri Asahan Sulistyohadi, SH, antara lain 297 karton merek Milo, 48 karton merek Anlene, 2 karton roti merek Cooking Song Keeworld Tranding, 104 karton Sunlac Lowfat, 30 karton merek Ovaltine, 6310 karton sabun merek Summer Body Shampoo, 3 karton obat-obatan, 2 karton makanan merek Madu Soto Bakar karton permen Hacks, 32 karton susu merek Dutch Lady, 16 karton Manggi Chicken Stock, 3 karton makanan merek Apollo, 5 karton makanan merek Sugar Crakcker.

Selanjutnya, Tim JPU Kejari Asahan dan Kejatisu melakukan penitipan barang bukti berupa :
660 barang-barang konsumsi eks impor yang terdiri dari 297 karton merek Milo, 48 karton merek Anlene, 2 karton roti merek Cooking Song Keeworld Tranding, 104 karton Sunlac Lowfat, 30 karton merek Ovaltine, 6310 karton sabun merek Summer Body Shampoo, 3 karton obat-obatan, 2 karton makanan merek Madu Soto Bakar karton permen Hacks, 32 karton susu merek Dutch Lady, 16 karton Manggi Chicken Stock, 3 karton makanan merek Apollo, 5 karton makanan merek Sugar Crakcker dititipkan di Gudang Tempat Penimbunan Pabean (TPP) KPPBC Belawan, dan barang bukti berupa :
1 unit kapal dititipkan di Pangkalan Dermaga Kanwil DJBC Sumatera Utara.