Pada hari Rabu  tanggal 21 Februari 2018 sekira Pukul 10.00 Wib telah dilaksanakan kegiatan Jaksa Masuk Sekolah di Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Simpang Empat Kabupaten Asahan, sebagai narasumber dalam kegiatan Jaksa Masuk Sekolah (JMS) adalah Boby H. Halomoan Sirait, SH, MH (Kepala Seksi Intelijen Kejari Asahan ), Tengku Fitri Hanifa, SH, dan Junita Sitorus, SH.MH (Jaksa Fungsional Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Asahan) dengan materi penyuluhan tentang Undang Undang Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, Undang Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika serta Undang Undang Perlindungan Anak, acara dihadiri oleh Sekolah Menengah Atas Negeri   1 Simpang Empat Kabupaten Asahan dan diikuti oleh para pelajar guru dan siswa siswi Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Simpang Empat Kabupaten Asahan sebanyak lebih kurang    70 (tujuh puluh) orang.

Dalam mengikuti kegiatan tersebut para siswa-siswi Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Simpang Empat Kabupaten Asahan sangat antusias dan banyak memberikan pertanyaan seputar Kejaksaan yakni tentang tugas pokok dan fungsi seorang Jaksa, bagaimana cara menjadi seorang Jaksa, juga pertanyaan tenntang bahaya penggunaan media sosial dan cara menyikapi agar terhindar dari bahaya penggunaan media sosial, maraknya seks bebas dikalangan remaja, pertanyaan lain juga diajukan  tentang hal-hal yang berkaitan dengan anak dan perlindungan serta perlakuan terhadap anak-anak yang berhadapan dengan hukum, bagaimana perlakuan terhadap anak berusia dibawah 8 (delapan) tahun yang melakukan tindak pidanaserta banyak lagi pertanyaan-pertanyaan diluar dari materi yang disampaikan seperti maraknya tindak pidana narkotika dan perjudian di masyarakat serta permasalahan yang dihadapi dalam kehidupan sehari-hari baik dalam lingkungan keluarga maupun lingkungan masyarakat.
Kegiatan Jaksa Masuk Sekolah dapat akan terus dilaksanakan pada kesempatan berikutnya karena dapat mengenalkan kepada para pelajar tentang lembaga Kejaksaan sehingga dapat menimbulkan minat untuk menjadi Jaksa yang secara tidak langsung juga meningkatkan trust masyarakat kepada lembaga Kejaksaan serta sebagai langkah/upaya pencegahan terjadinya pelanggaran hukum  yang bertujuan untuk terwujudnya generasi muda  yang taat hukum dan apabila ada perkembangan Kejaksaan Negeri Asahan akan melaporkan secara berjenjang kepada pimpinan pada kesempatan pertama.