Asahan (15/03)- sekira pukul 15.00 Wib Program Jaksa Menyapa Kejaksaan Negeri Asahan kembali mengudara di Stasiun Radio Republik Indonesia Tanjung Balai, bertindak sebagai Narasumber pada Program Jaksa Menyapa adalah Sabri Fitriansyah Marbun, SH (Jaksa Fungsional Seksi Tindak Pidana Khusus). Sesi pertama diisi dengan penyampaian tentang profil Bidang Tindak Pidana Khusus yang merupakan bidang yang menangangi perkara tindak pidana korupsi, tindak pidana HAM, tindak pidana ekonomi dan tindak pidana kepabeanan dan untuk saat ini perkara yang ditangani oleh Kejaksaan Negeri Asahan berupa Tindak Pidana Korupsi dan Kepabeanan sedangkan untuk HAM dan tindak pidana ekonomi belum ada ditangani oleh pihak Kejaksaan Negeri Asahan, adapun mekanisme penanganan perkara di bidang Tindak Pidana Khusus untuk penanganan tindak pidana korupsi adalah bidang Pidana Khusus menerima laporan yang telah di disposisi pimpinan, kemudian ditindaklanjuti dengan membuat telaahan sebagai dasar dan pertimbangan untuk menerbitkan Surat Perintah Penyelidikan yang mana pelaksanaannya mempedomani Rencana Penyelidikan, apabila sudah apabila terkumpul data dan keterangan maka dilihatlah apakah ada perbuatan melawan hukum atau tidak apabila ada maka dilihat kembali apa ada kerugian Negara akibat Perbuatan Melawan Hukum tersebut, apabila semua unsure tadi terpenuhi maka proses ditingkatkan ke Penyidikan untuk digali lebih dalam terkait fakta hukum dan perbuatan masing pihak yang dimintai keterangan untuk mengetahui siapa subjek yang melakukan perbuatan melawan hukum, setelah diketahui subjeknya perbuatan melawan hukumnya maka yang melakukan ditetapkan sebagai Tersangka yang kemudian tahapan selanjutnya, prosesnya ditingkatkan ke Tahap Penuntutan dengan melimpah berkas perkara ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) yang mana pada proses ini Penuntut Umum membuktikan perbuatan Terdakwa dengan menggali kembali keterangan-keterangan para saksi serta menunjukkan Alat-alat Bukti yang ada, yang mana pembuktian tersebut juga menjadi pedoman untuk membuat tuntutan nantinya. kemudian disampaikan juga bahwa tidak seluruh Kejaksaan Negeri memiliki penanganan perkara Tindak Pidana Kepabeanan, dikarenakan penanganan Tindak Pidana Kepabeanan hanya terhadap Kejaksaan Negeri yang memiliki wilayah laut dan Perkara Kepabeanan yang sedang ditangani oleh Kejaksaan Negeri Asahan tahun 2018 sebanyak 3 Berkas Perkara dan pada saat ini sudah masuk proses persidangan namun ditahun 2018 Pihak Pidsus Kejaksaan Negeri Asahan belum mendapat berkas perkara dari pihak penyidik Polres Asahan.
Program Jaksa Menyapa diperkirakan dapat semakin mendekatkan institusi Kejaksaan dengan masyarakat Asahan yang pada akhirnya juga dapat meningkatkan terus kepercayaan masyarakat Asahan terhadap Institusi Kejaksaan khususnya Kejaaksaan Negeri Asahan.