Asahan-(29/08) Dalam rangka melaksanakan Program Penerangan/Penyuluhan Hukum Kejaksaan Negeri Asahan melaksanakan kegiatan Jaksa Masuk Sekolah sekitar pukul 10.00 WIB di Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Kisaran Kabupaten Asahan, sebagai nara sumber dalam kegiatan Jaksa Masuk Sekolah adalah Boby H. Halomoan Sirait, SH, MH (Kepala Seksi Intelijen Kejari Asahan ),Tengku Fitri Hanifa, SH, dan Roi Baringin Tambunan (Jaksa Fungsional Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Asahan) dengan materi penyuluhan tentang Undang Undang Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, Undang Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika serta Undang Undang Perlindungan Anak
Acara dihadiri oleh Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Kisaran Kabupaten Asahan dan diikuti oleh para pelajar guru dan siswa siswi Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Kisaran Kabupaten Asahan sebanyak lebih kurang 70 (tujuh puluh) orang, dalam mengikuti kegiatan tersebut para siswa-siswi Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Kisaran Kabupaten Asahan sangat antusias dan banyak memberikan pertanyaan seputar Kejaksaan yakni tentang tugas pokok dan fungsi seorang Jaksa, bagaimana cara menjadi seorang Jaksa, juga pertanyaan tentang bahaya penggunaan media sosial dan cara menyikapi agar terhindar dari bahaya penggunaan media sosial, maraknya peredaran narkotika dan bagaimana cara melaporkan apabila melihat adanya tindak pidana narkotika di lingkungan masyarakat serta perlindungan apa yang didapat selaku pelapor, pertanyaan lain juga diajukan tentang hal-hal yang berkaitan dengan anak dan perlindungan serta perlakuan terhadap anak-anak yang berhadapan dengan hukum, bagaimana perlakuan terhadap anak berusia dibawah 8 (delapan) tahun yang melakukan tindak pidana serta banyak lagi pertanyaan-pertanyaan diluar dari materi yang disampaikan baik permasalahan yang dihadapi dalam kehidupan sehari-hari baik dalam lingkungan keluarga maupun lingkungan masyarakat.
Kegiatan ini akan terus dilaksanakan pada kesempatan berikutnya karena dapat mengenalkan kepada para pelajar tentang lembaga Kejaksaan sehingga dapat menimbulkan minat untuk menjadi Jaksa yang secara tidak langsung juga meningkatkan trust masyarakat kepada lembaga Kejaksaan serta sebagai langkah/upaya pencegahan terjadinya pelanggaran hukum yang bertujuan untuk terwujudnya generasi muda yang taat hukum.