Asahan (11/06) Tercatat sebanyak 29 orang pegawai dan 26 Honorer di Kejaksaan Negeri Asahan menjalani rapid tes. Rapid tes yang dilaksanakan di Aula Kejari Asahan dilakukan untuk meyakinkan seluruh pegawai terbebas dari Virus Covid-19
Kepala Kejaksaan Negeri Asahan, Rahmad Purwanto, SH menyebutkan jika alat rapid test yang digunakan merupakan pemberian dari Kejaksaan Agung. Selanjutnya pihaknya meminta bantuan kepada petugas medis di Dinas Kesehatan Asahan untuk mengambil sampel darah para pegawai.

WhatsApp Image 2020-06-11 at 10.58.07 (1)

“Rapid tes dilakukan untuk memastikan seluruh pegawai di Kejaksaan Negeri Asahan ini bebas dari virus Covid-19. Kesehatan itu adalah hal utama, supaya bisa bekerja,” ujar Kajari Asahan.
Bila saja dari hasil rapid test ini ditemukan ada yang reaktif, Kajari Asahan ini mengaku akan langsung berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Asahan. Sehingga bisa melakukan langkah-langkah preventif.
“Kalau reaktif, kami akan koordinasi dulu dengan Dinas Kesehatan apa yg harus kami lakukan. Apakah yang reaktif itu akan langsung diisolasi atau diswab dengan metode PCR. Karena hasil swab itu kan yang paling akurat. Mudah-mudahan tidak ada yang reaktif,” terangnya.
Hasil rapid tes pun keluar. Seluruh pegawai di Kejaksaan Negeri Asahan non-reaktif. Kendati demikian, selama kasus penularan Covid-19 ini masih terjadi, kegiatan rapid test, akan dilakukan secara berkala.